SN-Media™ Ngawi - Kabupaten Ngawi kembali diguyur hujan deras di awal Januari 2026. Curah hujan tinggi disertai angin kencang dan kilatan petir memicu gangguan aktivitas warga serta sejumlah kejadian kebencanaan di beberapa titik.
Hujan deras terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Dampaknya, pohon tumbang menutup akses jalan, menimpa rumah warga, serta satu rumah dilaporkan tersambar petir.Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi, Partoyo, memastikan seluruh kejadian dipicu hujan deras yang berlangsung cukup lama, disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah kecamatan.
“Pohon tumbang yang menutup akses lalu lintas tercatat di Jalan Kesongo–Kedungputri Desa Kedungputri, Dusun Krajan Desa Semen, serta Dusun Cung Belut Desa Semen Kecamatan Paron,” terang Partoyo, saat dikonfirmasi melalui aplikasi chat, Minggu (04/01/2026).
Selain mengganggu akses jalan, pohon tumbang juga menimpa rumah warga di Dusun Cung Belut Desa Semen serta Dusun Gebang Sewu RT 002 RW 013 Desa Semen Kecamatan Paron dengan kerusakan ringan.
Partoyo juga menambahkan, satu kejadian sambaran petir dilaporkan terjadi di Dusun Bangsal RT 002 RW 004 Desa Widodaren Kecamatan Gerih. Tidak ada korban jiwa dalam seluruh peristiwa tersebut.
"BPBD Ngawi bersama sejumlah OPD terkait, relawan, dan masyarakat setempat melakukan penanganan dan pengkondisian. Proses evakuasi berjalan aman dan lancar hingga akses lalu lintas kembali normal," jelasnya.
Sementara, kondisi cuaca di Ngawi sejalan dengan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terkait potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur.
BMKG Juanda merilis kewaspadaan cuaca ekstrem periode 1 hingga 10 Januari 2026, dengan potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang, petir, dan risiko bencana hidrometeorologi.
Potensi tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer aktif, termasuk gangguan Low Frequency dan Madden Julian Oscillation, suhu muka laut Selat Madura yang hangat, serta kondisi atmosfer lokal yang labil.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah rawan, untuk meningkatkan kewaspadaan, membatasi aktivitas saat hujan lebat, serta rutin memantau informasi cuaca dan peringatan dini resmi.
Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News
Pewarta: dAm
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM