media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 20 April 2026

Jelang MT II, Penebusan Pupuk Ngawi Capai Seperempat Lebih untuk Urea dan NPK

Jelang MT II, Penebusan Pupuk Ngawi Capai Seperempat Lebih untuk Urea dan NPK

SN Media™ Ngawi – Menjelang musim tanam kedua 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi mencatat serapan pupuk bersubsidi di tingkat petani menunjukkan tren bertahap hingga pertengahan April, dengan komposisi penggunaan yang tetap didominasi pupuk kimia.

Berdasarkan rekapitulasi sementara hingga 20 April 2026, penebusan pupuk urea mencapai 23,87 persen dari total alokasi, sementara NPK tercatat 24,42 persen. Pupuk organik memang menunjukkan serapan 50,02 persen, namun porsinya relatif kecil dibanding total kuota keseluruhan. 

Adapun ZA masih 2,44 persen. Jika ditarik dalam skala keseluruhan kebutuhan pupuk, dominasi tetap berada pada urea dan NPK sebagai penopang utama produksi pertanian. Tingginya persentase organik lebih dipengaruhi kecilnya alokasi, sehingga realisasi terlihat lebih cepat terserap di lapangan. 

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Tanaman Pangan DKPP Ngawi, Hendro Budi Suryawan, menerangkan bahwa total penebusan masih dalam tahap wajar dan bertahap, mengikuti pola kebutuhan petani serta distribusi yang dilakukan secara berjenjang. 

“Alokasi pupuk urea tercatat lebih dari 41 ribu ton dengan realisasi hampir 10 ribu ton. Sementara NPK dari sekitar 31 ribu ton telah terserap lebih dari 7,7 ribu ton. Pupuk organik mencapai lebih dari 2,6 ribu ton,” terang Hendro, Senin (20/04/2026). 

Menurutnya, pergerakan penebusan ini dipengaruhi musim tanam serta kesiapan lahan petani. Beberapa wilayah menunjukkan serapan lebih tinggi, namun secara umum distribusi masih merata dan terus dioptimalkan oleh pemerintah daerah. 

“Saat ini, pendistribusian pupuk bersubsidi telah berjalan melalui mekanisme penerima pupuk pada titik serah atau PPTS. Sistem ini diharapkan mampu menjaga ketepatan sasaran sekaligus mempermudah petani dalam proses penebusan,” ungkapnya. 

Sementara itu, untuk memperoleh pupuk bersubsidi, petani wajib tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam sistem e-RDKK, memiliki e-KTP, serta mengelola lahan maksimal dua hektare sesuai ketentuan yang berlaku. 

“DKPP Ngawi juga menyiapkan skema realokasi pupuk bersubsidi yang direncanakan berlangsung pada Agustus hingga September mendatang, guna menyesuaikan kebutuhan riil petani di lapangan agar distribusi tetap efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 19 April 2026

Perpusdes Krida Wiyata Beran Raih Juara Dua, Dorong Minat Baca dan Karakter Warga

Perpusdes Krida Wiyata Beran Raih Juara Dua, Dorong Minat Baca dan Karakter Warga

SN Media™ Ngawi – Perpustakaan Desa Krida Wiyata, Desa Beran, Kecamatan Ngawi, berhasil meraih juara dua dalam Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Kabupaten Ngawi Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ngawi..

Kepala Desa Beran, Agus Supriyadi, menuturkan capaian tersebut menjadi bukti keseriusan desa dalam mengembangkan budaya literasi. Menurutnya, keberadaan perpustakaan desa mampu memperluas akses pengetahuan sekaligus menumbuhkan kebiasaan membaca di tengah masyarakat. 

“Perpusdes Krida Wiyata tidak sekadar menyediakan bahan bacaan, tetapi juga menghadirkan berbagai inovasi program literasi. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat pendidikan karakter serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga secara berkelanjutan,” ujar Kades Agus saat dikonfirmasi melalui aplikasi chat, Minggu (19/04/2026). 

Ia menambahkan, pengelola perpustakaan juga aktif menjalin kemitraan dengan lembaga pendidikan formal maupun pondok pesantren di sekitar desa. 

“Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan literasi dan memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis masyarakat,” terangnya. 

Sebagai informasi, lomba yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ngawi tersebut diikuti 24 perpustakaan desa dan kelurahan dari berbagai kecamatan. Ajang ini menjadi sarana evaluasi sekaligus pemacu peningkatan kualitas layanan perpustakaan di tingkat desa. 

Dalam hasil penilaian, juara pertama diraih Perpustakaan Cerdas Desa Paras, Kecamatan Pangkur. Sementara itu, Perpusdes Krida Wiyata Desa Beran menempati posisi kedua, disusul perwakilan Kecamatan Gemarang di urutan ketiga. 

Adapun kategori juara harapan, Perpusdes Graha Cendekia Karangmalang, Kecamatan Kasreman, meraih harapan pertama. Selanjutnya, Perpustakaan Margo Pintar Margomulyo dan Perpusdes Prahu Pustaka Kedungprahu, Kecamatan Padas, turut masuk dalam daftar pemenang. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Sabtu, 18 April 2026

Perpusdes Lentera Pustaka Gemarang Raih Juara 3 Lomba Perpustakaan Desa Ngawi 2026

Perpusdes Lentera Pustaka Gemarang Raih Juara 3 Lomba Perpustakaan Desa Ngawi 2026

SN Media™ Ngawi – Perpustakaan Desa (Perpusdes) Lentera Pustaka Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, menorehkan capaian membanggakan dengan meraih juara tiga dalam Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Kabupaten Ngawi tahun 2026.

Ajang tersebut diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ngawi (perpusarsipngawi) sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan desa dan kelurahan di wilayah setempat. 

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata keseriusan desa dalam mengembangkan budaya literasi. Upaya yang dilakukan tidak sekadar memenuhi aspek lomba, namun juga menyasar kebutuhan warga terhadap akses bacaan yang layak.

Kepala Desa Gemarang, Sunarni, menyampaikan capaian ini merupakan wujud dedikasi bersama dalam membangun minat baca masyarakat. Perpusdes diharapkan terus berkembang sebagai ruang belajar sekaligus pusat kegiatan edukatif warga. 

“Keberhasilan ini bukanlah tujuan akhir. Justru menjadi pemantik agar pengelolaan perpustakaan desa semakin inovatif, adaptif, serta mampu menjawab tantangan perkembangan literasi di era digital saat ini,” Jelas Kades Sunarni, Sabtu (18/04/2026). 

Ia juga menegaskan, Perpusdes Lentera Pustaka diarahkan menjadi sarana yang mendorong kebiasaan membaca, khususnya bagi warga Desa Gemarang, dengan menghadirkan program yang lebih membumi dan mudah diakses. 

Sementara itu, melalui ajang tahunan ini, perpusarsipngawi berhasil menjaring partisipasi sebanyak 24 perpustakaan desa dan kelurahan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ngawi. Proses penilaian berlangsung ketat dan berlapis. 

Mulai dari seleksi administrasi, penilaian berkas, penyajian video profil, hingga tahapan visitasi lapangan yang menilai langsung kondisi serta pengelolaan perpustakaan. Dari rangkaian seleksi tersebut, terpilih enam finalis terbaik yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan literasi masyarakat di tingkat desa maupun kelurahan. 

Adapun juara pertama diraih Perpustakaan Cerdas Desa Paras, Kecamatan Pangkur. Posisi kedua ditempati Perpusdes Krida Wiyata Desa Beran, Kecamatan Ngawi, sedangkan Gemarang menempati urutan ketiga. 

Untuk kategori juara harapan, Perpusdes Graha Cendekia Karangmalang Kecamatan Kasreman meraih harapan pertama. Disusul Perpustakaan Margo Pintar Margomulyo dan Perpusdes Prahu Pustaka Kedungprahu Kecamatan Padas. 

Ajang ini diharapkan menjadi pemicu semangat desa-desa lain untuk terus menghidupkan budaya literasi. Perpustakaan tidak lagi sekadar tempat buku, melainkan ruang tumbuhnya pengetahuan dan kreativitas masyarakat.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asi
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Jumat, 17 April 2026

WFH ASN Ngawi Resmi Berlaku Setiap Jumat, Kinerja Dipantau Ketat dan Disiplin Diperkuat

WFH ASN Ngawi Resmi Berlaku Setiap Jumat, Kinerja Dipantau Ketat dan Disiplin Diperkuat

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi menetapkan kebijakan Work From Home bagi Aparatur Sipil Negara setiap hari Jumat sebagai strategi efisiensi energi, merespons dinamika geopolitik global yang berdampak pada pengendalian konsumsi BBM daerah.

Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Daerah Pemkab Ngawi, Hari Wahyono, menjelaskan kebijakan ini diarahkan untuk menekan konsumsi BBM dari mobilitas harian ASN menuju tempat kerja. 

“Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ tanggal 31 Maret 2026 tentang transformasi budaya kerja ASN di lingkungan pemerintah daerah,” ungkapnya, Jumat (17/04/2026). 

Ia menambahkan bahwa Surat Edaran Bupati Ngawi Nomor 000.8/67/404.103.1/2026 menjadi dasar pelaksanaan kebijakan ini yang mulai diberlakukan sejak 16 April 2026 di seluruh perangkat daerah. 

“Dalam aturan tersebut, ASN diberikan fleksibilitas bekerja dari kantor maupun rumah, dengan pembagian yang diatur oleh masing-masing pimpinan perangkat daerah sesuai kebutuhan pelayanan,” lanjutnya. 

Namun demikian, kebijakan WFH tidak berlaku bagi sejumlah unit layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga tetap diwajibkan menjalankan tugas dari kantor. Adapun yang dikecualikan meliputi layanan kesehatan di rumah sakit, puskesmas, dan laboratorium kesehatan daerah, layanan pendidikan, serta unit kebencanaan dan ketertiban umum. 

Selain itu, layanan kebersihan dan persampahan, administrasi kependudukan, perizinan termasuk Mal Pelayanan Publik, serta layanan pendapatan daerah juga tetap beroperasi secara langsung. 

“Kebijakan ini juga diiringi imbauan penghematan energi melalui penggunaan moda transportasi umum, kendaraan listrik, atau sarana lain non bahan bakar fosil dalam aktivitas kedinasan,” katanya lagi. 

Pun ASN juga didorong menggunakan perangkat elektronik dan air secara efektif serta efisien, guna menekan pemborosan sumber daya di lingkungan kerja maupun saat bekerja dari rumah. 

Dapat diinformasikan, bagi ASN yang berdomisili dalam radius hingga tujuh kilometer dari tempat kerja, dianjurkan memanfaatkan sepeda atau kendaraan listrik sebagai alternatif mobilitas harian yang lebih ramah lingkungan. 

ASN yang melaksanakan tugas dari rumah tetap diwajibkan melaporkan kehadiran disertai bukti waktu dan lokasi, serta menyampaikan hasil pekerjaan sebagai bentuk akuntabilitas kinerja. 

“Atasan langsung juga diminta memastikan target kerja tetap tercapai, sehingga kebijakan ini tidak menurunkan produktivitas, melainkan justru mendorong kinerja yang lebih efektif dan terukur,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 16 April 2026

Layanan sedot WC UPT PALD Ngawi diminati warga, sumbang PAD dan mudah diakses lewat MPP

Layanan sedot WC UPT PALD Ngawi diminati warga, sumbang PAD dan mudah diakses lewat MPP

SN Media™ Ngawi – Keberadaan UPT Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) di bawah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Ngawi mendapat apresiasi masyarakat, seiring meningkatnya pemanfaatan layanan pengangkutan lumpur tinja terjadwal yang kian mudah diakses.

Kemudahan layanan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Ngawi menjadi daya tarik tersendiri bagi warga. Sistem pelayanan yang praktis, terbuka, dan terjadwal dinilai membantu masyarakat dalam mengelola sanitasi rumah tangga secara lebih tertib. 

Kepala Disperkim Kabupaten Ngawi, Maftuh Affandi, menyampaikan bahwa penerapan layanan terjadwal IPLT turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meskipun sistem pengolahan saat ini masih bersifat konvensional. 

“Optimalisasi layanan ini akan terus diperkuat seiring tingginya kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi pijakan dalam pengembangan kapasitas dan inovasi pengolahan limbah domestik ke depan agar lebih efisien dan berkelanjutan,” terang dia, Kamis (16/04/2025). 

Masih tambahnya, pengelolaan yang terstandar membuat limbah domestik dari permukiman warga dapat diangkut dan diproses secara aman. Langkah ini dinilai mampu menekan risiko pencemaran lingkungan sekaligus menjaga kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. 

“Proses pengeringan lumpur tinja masih memerlukan waktu relatif lama. Selain itu, kapasitas tampung instalasi terbatas, yakni hanya mampu mengolah sekitar 17 meter kubik limbah per hari,” ujarnya. 

Melihat tingginya antusias masyarakat, pihaknya merancang pengembangan layanan ke depan. Rencana penambahan kapasitas serta penggunaan teknologi penampungan berbasis elektrik tengah dipersiapkan guna mempercepat proses pengeringan. 

“Dengan upaya tersebut, pelayanan pengelolaan limbah domestik di Kabupaten Ngawi diharapkan semakin optimal, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menjaga sanitasi lingkungan,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 15 April 2026

Dinkes Ngawi Kirim 20 Sampel Suspek Campak ke Surabaya, Status Masih Menunggu Hasil Laboratorium

Dinkes Ngawi Kirim 20 Sampel Suspek Campak ke Surabaya, Status Masih Menunggu Hasil Laboratorium

SN Media™ Ngawi – Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi memastikan penanganan dugaan kasus campak terus berjalan. Hingga pertengahan April 2025, sebanyak 20 sampel dari pasien suspek telah dikirim untuk uji laboratorium lanjutan.

Pengiriman spesimen tersebut dilakukan ke Surabaya melalui Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK). Langkah ini ditempuh guna memastikan apakah kasus yang ditemukan benar merupakan campak atau bukan. 

Tim Kerja Imunisasi dan Surveilans Dinkes Ngawi, Daut Setyowahono, menjelaskan bahwa peningkatan kewaspadaan dilakukan menyusul adanya perkembangan kasus campak di sejumlah daerah di Jawa Timur belakangan ini. 

“Setiap temuan gejala klinis yang mengarah pada campak langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi lapangan. Petugas kemudian mengambil spesimen pasien sebagai bahan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut,” jelasnya, Rabu (15/04/2026). 

Menurutnya, seluruh sampel yang telah dikirim masih berstatus pending. Proses pemeriksaan laboratorium membutuhkan waktu untuk memastikan validitas hasil secara menyeluruh. 

Daut menambahkan, langkah surveilans tidak hanya berhenti pada pengambilan sampel. Dinas Kesehatan juga terus memantau perkembangan kasus secara berkala melalui jaringan fasilitas pelayanan kesehatan di tingkat bawah. 

“Sebagai upaya pencegahan, Dinkes Ngawi mengintensifkan program imunisasi kejar. Program ini menyasar anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap sesuai dengan usia yang dianjurkan pemerintah,” imbuhnya. 

Pun ia memastikan, bahwa petugas kesehatan di puskesmas turut melakukan skrining dan pendataan. Langkah ini bertujuan mengidentifikasi anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap agar segera diberikan perlindungan. 

Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan. Warga diimbau lebih waspada terhadap gejala campak seperti demam, ruam, dan gangguan pernapasan ringan yang kerap muncul pada tahap awal. 

“Dengan langkah terpadu mulai dari surveilans, pemeriksaan laboratorium hingga imunisasi, Dinkes Ngawi berharap potensi penyebaran campak dapat ditekan sedini mungkin dan tidak berkembang menjadi kejadian luar biasa,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News 

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Selasa, 14 April 2026

Inovasi Layanan Kesehatan Desa Sekaralas, Posyandu ILP Dahlia Sasar Bayi hingga Lansia

Inovasi Layanan Kesehatan Desa Sekaralas, Posyandu ILP Dahlia Sasar Bayi hingga Lansia

SN Media™ Ngawi – Kehadiran Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Dahlia di Dusun Sekaralas, Desa Sekaralas, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, menjadi angin segar bagi pemerataan layanan kesehatan masyarakat lintas usia di tingkat desa.

Layanan ini dirancang terpadu, mencakup sasaran mulai bayi, anak-anak, remaja, ibu hamil, hingga lanjut usia, sehingga kebutuhan kesehatan dasar warga dapat terlayani dalam satu wadah yang mudah dijangkau. 

Kepala Desa Sekaralas, Sihmanto, menyampaikan bahwa Posyandu ILP merupakan program yang berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai langkah awal penguatan pelayanan kesehatan masyarakat desa. 

“Posyandu ILP Dahlia tidak sekadar menghadirkan layanan kesehatan rutin, melainkan juga menjadi instrumen strategis dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan dan merata bagi warga desa Sekaralas,” ujarnya, Selasa (14/04/2026). 

Ia menambahkan, pembentukan struktur kader Posyandu ILP melibatkan unsur masyarakat setempat sehingga tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjalankan berbagai kegiatan pelayanan kesehatan dasar di desa. 

“Dengan keterlibatan warga secara langsung, diharapkan pelayanan yang diberikan tidak hanya berjalan optimal, tetapi juga mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus,” imbunya. 

Pun program ini juga mengedepankan pendekatan promotif dan preventif sehingga masyarakat tidak hanya berobat saat sakit, tetapi juga didorong untuk menjaga kesehatan sejak dini melalui edukasi dan pemeriksaan rutin. 

Selain itu, Posyandu ILP menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat solidaritas warga, di mana kegiatan kesehatan berjalan beriringan dengan upaya pemberdayaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. 

Kades Sihmanto kembali menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini, mengingat peran warga sangat penting dalam menjaga keberlangsungan layanan yang sudah terbentuk. 

“Harapannya, ke depan Posyandu ILP dapat terus berkembang, baik dari sisi fasilitas, sumber daya kader, maupun cakupan layanan yang semakin luas dan berkualitas bagi masyarakat desa,” sambungnya. 

Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, Posyandu ILP Sekaralas diharapkan menjadi contoh layanan kesehatan desa yang adaptif, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 13 April 2026

PUPR Ngawi Kebut Infrastruktur 2026, Mayoritas Paket Strategis Telah Masuk Tahap Kontrak

PUPR Ngawi Kebut Infrastruktur 2026, Mayoritas Paket Strategis Telah Masuk Tahap Kontrak

SN Media™ Ngawi - Mengawali Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai menggerakkan Proyek Strategis Daerah dengan skema pengadaan e-Katalog Konstruksi versi 6 secara bertahap.

Kepala Bidang Bina Marga PUPR Ngawi, Muhammad Fauzi Amir Rachman, menyampaikan sebagian besar paket strategis telah memasuki tahapan kontrak sehingga pelaksanaan fisik segera dikerjakan di lapangan. 

“Dari enam paket yang direncanakan, lima di antaranya telah resmi berkontrak, sementara satu paket lainnya masih dalam proses pemenuhan jaminan pelaksanaan sebelum masuk tahap pengerjaan konstruksi,” terang dia, Senin (13/04/2026). 

Fauzi juga menjelaskan, bahwa proyek yang sudah berkontrak meliputi rekonstruksi Jalan Tambakromo–Campurasri, Jalan Kendung–Pojok, serta pemeliharaan berkala Jalan Kayut–Widodaren dan Jalan Randusongo–Majasem. 

Selain itu, terdapat pula pekerjaan penggantian Jembatan Tungkulrejo pada ruas Tambakromo–Campurasri yang juga telah berstatus kontrak, menandai kesiapan pelaksanaan fisik dalam waktu dekat secara simultan. 

Sementara untuk paket rekonstruksi Jalan Duwet–Gembol, hingga berita ini diturunkan masih berada pada tahap proses jaminan pelaksanaan yang menjadi syarat administratif sebelum pekerjaan dimulai. 

Lebih lanjut, ia menegaskan seluruh paket strategis tersebut akan mendapatkan pendampingan dari Tim Pengamanan Pembangunan Strategis guna meminimalkan potensi kendala hukum maupun administratif di lapangan. 

“Pendampingan tersebut diharapkan mampu mencegah terjadinya penyalahgunaan kewenangan, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pelaksana kegiatan agar proses pembangunan berjalan lancar dan tepat sasaran,” sambungnya. 

Di sisi lain, percepatan proyek melalui e-Katalog Konstruksi versi 6 dinilai mampu memangkas waktu pengadaan tanpa mengurangi kualitas, sehingga target pembangunan infrastruktur daerah tetap terjaga. 

Pun Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap seluruh proyek strategis ini dapat rampung sesuai jadwal, memberi dampak nyata bagi konektivitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: ASR
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 12 April 2026

BPBD Ngawi Beberkan Laporan Resmi Dampak Puting Beliung di Sejumlah Wilayah Terdampak

BPBD Ngawi Beberkan Laporan Resmi Dampak Puting Beliung di Sejumlah Wilayah Terdampak

SN Media™ Ngawi – Peristiwa angin puting beliung disertai hujan deras hingga hujan es melanda sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi, Sabtu (11/04/2026) sekitar pukul 16.27 WIB. Laporan resmi Pusdalop-PB BPBD Ngawi mencatat adanya dampak kerusakan di sejumlah titik.

Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi, Partoyo, menjelaskan hujan deras disertai angin kencang terjadi hampir merata di sejumlah kecamatan, sehingga menyebabkan akses jalan terganggu serta sejumlah fasilitas warga mengalami kerusakan. 

“Hujan deras disertai angin kencang terjadi merata di sejumlah kecamatan, bahkan di beberapa wilayah dilaporkan disertai hujan es,” terang Partoyo saat dikonfirmasi, Minggu (12/04/2026). 

Masih menurut dia, beberapa lokasi terdampak pohon tumbang antara lain Jalan Raya Dumplengan Pitu, Desa Dumplengan, Kecamatan Pitu; Jalan Ngawi–Maospati KM 5, Desa Klitik, Kecamatan Geneng; serta ruas Paron–Jogorogo, Desa Madiasri. 

Selain itu, kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di Dusun Besaran, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi; Gang Wahyu, Kelurahan Margomulyo; serta Jalan Manyar, Desa Beran, yang sempat menghambat arus lalu lintas warga. 

Kerusakan bangunan tercatat pada sejumlah tempat usaha, meliputi warung makan Joglo Jawi, Desa Klitik; teras toko di wilayah yang sama; hingga saung pemancingan dan kandang bebek di Desa Beran. Tak hanya itu, baliho toko sepeda listrik di Jalan PB Sudirman, Ngawi, serta teras warung bakso di Desa Klitik turut dilaporkan roboh akibat terpaan angin kencang yang datang secara tiba-tiba.

 “Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ditemukan korban jiwa maupun luka-luka, meski kerugian material masih dalam tahap pendataan oleh tim BPBD setempat,” jelasnya. 

Partoyo menambahkan, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk memangkas ranting rapuh serta memastikan kekuatan atap rumah masing-masing. 

Selain itu, warga diminta menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca berubah drastis, serta tidak berteduh di bawah pohon guna mengantisipasi risiko tertimpa maupun sambaran petir. Fenomena hujan es yang sempat terjadi juga menjadi perhatian. Meski berlangsung singkat, kondisi ini berpotensi merusak atap rumah, kendaraan, hingga tanaman milik warga di sekitar lokasi kejadian.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM