SN Media™ Ngawi – Upaya memperkuat infrastruktur penunjang sektor pertanian terus dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi. Salah satu kegiatan yang direalisasikan tahun ini berupa pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) untuk Poktan Bina Karya di Desa Sekarjati, Kecamatan Karanganyar.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap kelancaran aktivitas pertanian di tingkat lapangan. Infrastruktur yang memadai sejatinya dinilai memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas petani sekaligus meningkatkan efisiensi berbagai kegiatan budidaya.Jalan Usaha Tani yang dibangun memiliki lebar 2,5 meter dengan panjang mencapai 165 meter. Keberadaannya diharapkan mampu mempermudah akses menuju areal persawahan sekaligus memperlancar arus distribusi sarana produksi maupun hasil pertanian dari lahan menuju titik pengumpulan.
Kabid Sarpras Tanaman Pangan DKPP Kabupaten Ngawi, Hendro Budi Suryawan, menjelaskan bahwa pembangunan JUT merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian melalui penyediaan sarana pendukung yang sesuai kebutuhan petani.
Menurut dia, akses jalan yang layak dapat membantu petani menjalankan aktivitas usaha tani dengan lebih efektif. Selain mempercepat mobilitas menuju lahan, keberadaan infrastruktur tersebut pun berpotensi menekan biaya operasional selama proses produksi hingga pascapanen.
“Jalan usaha tani ini dibangun untuk mendukung kelancaran sarana dan prasarana pertanian bagi anggota Poktan Bina Karya. Dengan akses yang semakin baik, distribusi sarana produksi maupun hasil panen diharapkan menjadi lebih lancar dan efisien,” terangnya.
Kegiatan pembangunan JUT Poktan Bina Karya Desa Sekarjati tersebut memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp162.568.308. Dana itu digunakan untuk mewujudkan infrastruktur yang dibutuhkan petani dalam menunjang kegiatan pertanian sehari-hari secara lebih optimal.
Pun dijelaskannya juga, bahwa wilayah pertanian, jalan usaha tani tidak hanya berfungsi sebagai akses penghubung antarlahan. Infrastruktur tersebut juga menjadi jalur penting bagi kendaraan pengangkut pupuk, benih, alat pertanian, hingga hasil panen yang akan dipasarkan.
Dengan akses yang semakin baik, berbagai hambatan yang selama ini dihadapi petani akibat kondisi jalan kurang memadai diharapkan dapat berkurang. Dampaknya tidak hanya dirasakan pada kemudahan mobilitas, tetapi juga terhadap efisiensi waktu dan tenaga.
Pembangunan sarana pendukung pertanian semacam ini sekaligus menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan. Ketersediaan infrastruktur yang tepat sasaran sejatinya diyakini mampu mendukung keberlanjutan sektor pertanian di wilayah pedesaan.
Dia menambahkan, keberadaan Jalan Usaha Tani tersebut diharapkan dapat dijaga dan dimanfaatkan secara bersama-sama oleh kelompok tani maupun masyarakat sekitar. Upaya pemeliharaan bersama pun dinilai penting agar manfaat infrastruktur tetap berkelanjutan.
“Kami berharap infrastruktur ini dapat dipelihara dengan baik agar manfaatnya berlangsung jangka panjang dan terus mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Desa Sekarjati,” pungkasnya.
Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News
Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM