SN Media™ Ngawi - Sebanyak 120 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi mengikuti sosialisasi swakelola untuk meningkatkan pemahaman mengenai mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kegiatan berlangsung di Hotel Nata Azana Ngawi, Selasa (03/11/2026) lalu.
Peserta terdiri dari kepala OPD, kepala bagian, camat, kepala puskesmas hingga direktur RSUD. Sosialisasi menghadirkan Samsul Ramli, S.Sos., MAP, Trainer LKPP sekaligus Probity Advisor Pengadaan, sebagai narasumber.
Usai kegiatan, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Ngawi, Rachmat Fitrianto, menjelaskan materi sosialisasi mencakup pengertian swakelola, empat tipe pelaksanaan, serta perbedaan masing-masing tipe dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
"Swakelola merupakan kegiatan yang direncanakan, dilaksanakan, dan dikendalikan sendiri untuk memenuhi kebutuhan instansi. Terdapat empat tipe swakelola yang penggunaannya disesuaikan dengan karakteristik pekerjaan dan pihak pelaksana," ungkapnya.
Sementara Tipe III melibatkan organisasi kemasyarakatan sebagai pelaksana, sedangkan Tipe IV dilaksanakan kelompok masyarakat. Kedua tipe ini dapat digunakan untuk kegiatan pemberdayaan, pelatihan, pembangunan fasilitas lingkungan hingga kegiatan yang membutuhkan partisipasi masyarakat.
Menurutnya, tidak semua pekerjaan harus menggunakan penyedia maupun dilaksanakan melalui swakelola. Penentuan metode pengadaan perlu mempertimbangkan kebutuhan riil, karakteristik pekerjaan, kemampuan pelaksana, serta aspek efisiensi dan efektivitas.
Ketentuan swakelola mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah terakhir melalui Perpres Nomor 46 Tahun 2025.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh OPD memiliki pemahaman dan persepsi yang sama dalam mengidentifikasi pekerjaan yang dapat dilaksanakan melalui swakelola. Termasuk melakukan mitigasi risiko agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan.
"Pengadaan yang tepat dimulai dari identifikasi kebutuhan yang benar. Jangan menentukan metode terlebih dahulu sebelum memahami kebutuhan dan cara terbaik untuk memenuhinya," pungkasnya.
Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News
Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM