SN-Media™ Ngawi – Penguatan kapasitas kelembagaan terus digencarkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi melalui pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi profesi bagi jajaran pimpinan lembaga pengelola zakat setempat.
Kegiatan strategis tersebut merupakan bagian dari program nasional peningkatan mutu pengelolaan zakat yang diselenggarakan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS Republik Indonesia bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)."Sertifikasi profesi menjadi pijakan penting dalam memperkuat kredibilitas lembaga zakat agar semakin dipercaya masyarakat luas, khususnya para muzakki yang menyalurkan kewajiban zakat melalui lembaga resmi," terang ketua BAZNAS Ngawi, Samsul Hadi, jumat (06/02/2026).
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola zakat merupakan langkah strategis untuk menjaga integritas lembaga, sekaligus memperkuat tata kelola penghimpunan serta pendistribusian zakat secara profesional.
Dapat diinformasikan, seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Ngawi ambil bagian dalam pelatihan tersebut yang berlangsung selama lima hari, mulai 26 hingga 30 Januari 2026, bertempat di BAZNAS Institute, Matraman, Jakarta Timur.
Peserta pelatihan melibatkan unsur pimpinan, meliputi Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, serta Wakil Ketua IV, yang mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran sebagai bentuk keseriusan meningkatkan standar kompetensi pengelolaan zakat daerah.
Pelatihan menghadirkan sejumlah asesor dan praktisi berpengalaman di bidang tata kelola zakat. Materi yang disampaikan tidak hanya mengedepankan teori, tetapi juga praktik lapangan serta evaluasi kompetensi peserta secara langsung.
Proses asesmen dilakukan menggunakan skema sertifikasi resmi BNSP guna memastikan kemampuan peserta selaras dengan standar nasional profesi pengelola zakat, sekaligus meneguhkan profesionalitas lembaga amil zakat.
Program tersebut juga menjadi momentum pembelajaran bagi pimpinan BAZNAS Ngawi dalam memperdalam strategi penghimpunan, pengelolaan, hingga pendistribusian zakat agar lebih adaptif terhadap dinamika sosial masyarakat.
Dengan diraihnya sertifikasi kompetensi, diharapkan BAZNAS Ngawi mampu memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, serta memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat.
Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News
Pewarta: dAm
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM