media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 13 Februari 2026

Fenomena Kios Tidur Pasar Besar Ngawi, Ditengarai Beralih Fungsi Jadi Gudang

Fenomena Kios Tidur Pasar Besar Ngawi, Ditengarai Beralih Fungsi Jadi Gudang

SN-Media™ Ngawi - Sejumlah kios di Pasar Besar Ngawi ditengarai tidak beroperasi sebagaimana mestinya. Fasilitas yang sempat diresmikan Presiden pada akhir 2021 itu kini didapati beralih fungsi menjadi gudang penyimpanan ketimbang buka berjualan oleh pemiliknya.

Fenomena tersebut memantik perhatian pemerintah daerah yang menilai pemanfaatan kios belum maksimal. Padahal, pasar yang dibangun megah itu diharapkan menjadi sentra perdagangan rakyat sekaligus penggerak perekonomian lokal. 

Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi mengakui kondisi tersebut telah berlangsung beberapa waktu. Pihak dinas menyebut sebagian pemilik kios memilih menggunakan ruang dagang sebagai tempat penyimpanan barang dagangan. 

Kepala dinas setempat, Kusumawati Nilam Sulandrianingrum, menjelaskan pihaknya sebenarnya telah berulang kali menggelar sosialisasi kepada pedagang. Imbauan itu menekankan pentingnya membuka kios agar aktivitas jual beli tetap berjalan sesuai tujuan pembangunan pasar. 

“Penggunaan kios sebagai gudang memang tidak sepenuhnya ditutup, tetapi dinilai belum mendukung geliat perdagangan. Ia menilai keberadaan kios aktif sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pengunjung serta perputaran ekonomi pedagang,” ungkap Nilam beberapa hari yang lalu. 

Melihat kondisi tersebut, pemerintah daerah bersama paguyuban pedagang berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan kios. Pendataan kembali akan dilakukan guna memastikan kios yang masih tertutup dapat difungsikan sebagaimana mestinya. 

Upaya pembenahan dilakukan dengan menelusuri kepemilikan kios yang belum dimanfaatkan secara optimal. Jika ditemukan unit yang kosong, dinas berencana menawarkannya kepada pedagang lain agar menumbuhkan peluang usaha baru. 

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga dinamika perdagangan di Pasar Besar Ngawi. Pemerintah berharap penambahan pedagang dapat meningkatkan variasi komoditas serta mendatangkan lebih banyak pengunjung. 

Berdasarkan data yang terkonfirmasi, jumlah kios dan los di pasar tersebut mencapai lebih dari seribu unit. Dari total tersebut, sekitar sembilan ratus unit telah beroperasi sesuai fungsi sebagai tempat berdagang. 

 Sementara itu, sisanya tercatat masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Beberapa kios dilaporkan dalam kondisi tutup, sedangkan sebagian lainnya dialihfungsikan menjadi gudang penyimpanan barang dagangan pedagang. 

Pemerintah daerah menegaskan akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap pemanfaatan fasilitas pasar. Pendekatan persuasif tetap dikedepankan agar pedagang bersedia mengaktifkan kembali kios yang dimiliki.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: dAm
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 12 Februari 2026

Bupati Ony Tekankan Kepemimpinan Strategis dalam Pelatihan Pejabat Eselon II Pemkab Ngawi

Bupati Ony Tekankan Kepemimpinan Strategis dalam Pelatihan Pejabat Eselon II Pemkab Ngawi

SN-Media™ Yogyakarta - Pejabat Eselon II di lingkungan Pemkab Ngawi mengikuti pelatihan penguatan kepemimpinan strategis, manajemen kinerja, dan inovasi pelayanan publik yang digelar BKPSDM di Griya Persada Convention Hotel, Sleman, Yogyakarta, Selasa hingga Kamis (10-12 Februari 2026).

Pelatihan tersebut dibuka langsung Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono sebagai upaya memperkuat kapasitas pimpinan perangkat daerah agar mampu menjawab tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin dinamis dan kompleks. 

Dalam arahannya, Bupati Ony menekankan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi, penyegaran wawasan, sekaligus penguatan karakter kepemimpinan agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih responsif dan terukur. 

“Jabatan eselon II memiliki posisi strategis karena tidak hanya bertugas sebagai administrator, melainkan pemimpin organisasi, pengambil keputusan, penentu arah kebijakan, sekaligus teladan bagi aparatur di lingkungan kerjanya,” jelasnya.

Pun Bupati Ony menilai, bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat dipengaruhi kualitas kepemimpinan perangkat daerah, sebab dari tangan para pejabat tersebut arah program ditentukan serta citra birokrasi di mata masyarakat terbentuk. 

“Masyarakat menilai langsung performa birokrasi melalui layanan yang diterima, sehingga aparatur dituntut menampilkan etos kerja melayani, transparan, serta adaptif terhadap perkembangan kebutuhan publik yang,” sambungnya. 

Sementara itu, Kepala BKPSDM Ngawi menuturkan tantangan tata kelola pemerintahan saat ini menuntut aparatur tidak hanya menguasai aspek teknis, namun juga memiliki kepemimpinan strategis dan kemampuan mengelola kinerja organisasi. 

“Dinamika pelayanan publik yang terus berkembang menuntut pejabat mampu berinovasi, mengoptimalkan potensi sumber daya, serta memastikan target program tercapai secara efektif, efisien, dan terarah berkelanjutan,” kata Idham Karima. 

Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti metode outbound leadership training sebagai pendekatan pembelajaran aplikatif dan partisipatif untuk menanamkan nilai kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi efektif, serta ketepatan pengambilan keputusan. 

Kegiatan luar ruang tersebut juga dirancang membangun ketangguhan mental peserta dalam menghadapi tekanan tugas, perubahan kebijakan, serta dinamika pelayanan publik yang menuntut kecepatan, ketelitian, dan tanggung jawab tinggi. 

BKPSDM berharap materi yang diperoleh tidak berhenti pada forum pelatihan, tetapi diterapkan dalam pelaksanaan tugas harian sehingga mampu mendorong peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah secara konsisten. 

“Melalui penguatan karakter kepemimpinan tersebut, pemerintah daerah menargetkan terwujudnya pelayanan publik yang semakin berkualitas, profesional, dan berorientasi kepuasan masyarakat, sejalan semangat reformasi birokrasi yang terus digencarkan,” pungkas Idham.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Tim
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ADV
Copyright : SNM


Rabu, 11 Februari 2026

Kecelakaan Paron Ngawi, Pikap Kehilangan Kendali Tabrak Warung Kopi Lukai Empat Warga

Kecelakaan Paron Ngawi, Pikap Kehilangan Kendali Tabrak Warung Kopi Lukai Empat Warga

SN-Media™ Ngawi – Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil pikap Mitsubishi L300 terjadi di Jalan Paron–Dawu, masuk Desa Dawu, Kecamatan Paron. Kendaraan tersebut diduga hilang kendali hingga menabrak warung kopi milik warga di tepi jalan, Rabu (11/02/2026).

Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar yang bergegas memberikan pertolongan kepada para korban. Aktivitas arus lalu lintas di jalur penghubung desa sempat tersendat akibat kerumunan warga di sekitar lokasi kejadian. 

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Hariyanto, menyampaikan empat korban segera dievakuasi menuju Puskesmas Paron untuk mendapatkan penanganan medis awal. Salah satu korban selanjutnya dirujuk ke RS Widodo Ngawi karena membutuhkan perawatan lebih intensif. 

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan saat melintasi jalur tersebut. Pikap kemudian oleng ke sisi kiri jalan dan langsung menghantam bangunan warung kopi milik warga. Benturan keras membuat bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. 

Para korban mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan beragam sehingga harus segera memperoleh penanganan medis guna memastikan kondisi tetap stabil. 

Perangkat Desa Dawu, Budi Alip, menuturkan kecelakaan bermula saat pikap yang dikemudikan Budi Daryandoko (51), warga Kabupaten Madiun, melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan relatif tinggi. 

"Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut sempat menyerempet truk yang terparkir di bahu jalan. Setelah itu, pikap kehilangan kendali dan menghantam warung kopi hingga menyebabkan bangunan mengalami kerusakan cukup berat," jelasnya.

Terkonfirmasi, saat kejadian berlangsung, terdapat dua orang berada di dalam warung, yakni Sudarto (56), pemilik warung asal Desa Tempuran, serta Sidin (65), warga Desa Dawu yang sedang menikmati minuman kopi. Kedua orang tersebut ikut menjadi korban bersama pengemudi dan penumpang pikap. 

Total empat orang mengalami luka-luka, sementara bangunan warung mengalami kerusakan hingga sebagian konstruksi roboh akibat benturan kendaraan. 

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Petugas terus mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kejadian serta mencegah insiden serupa terulang kembali. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: dAm-Tim
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok-m
*** : ----
Copyright : SNM


Selasa, 10 Februari 2026

Penonaktifan Puluhan Ribu Peserta BPJS PBI Ngawi, Dinsos Pastikan Sesuai Ketentuan Pusat

Penonaktifan Puluhan Ribu Peserta BPJS PBI Ngawi, Dinsos Pastikan Sesuai Ketentuan Pusat

SN-Media™ Ngawi - Penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) di Kabupaten Ngawi mencapai puluhan ribu jiwa setelah dilakukan pemutakhiran data kesejahteraan masyarakat oleh pemerintah pusat. Meski demikian, total penerima bantuan kesehatan di daerah tersebut masih tergolong besar.

Data Dinas Sosial Kabupaten Ngawi mencatat sekitar 33 ribu peserta BPJS PBI dinonaktifkan karena tidak lagi masuk kategori masyarakat prioritas penerima bantuan sosial sesuai ketentuan terbaru pemerintah. 

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Ngawi, Moch. Turnawan, menyampaikan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut penyesuaian data terpadu kesejahteraan sosial yang bersumber dari Kementerian Sosial melalui Pusdatin. 

“Total penerima BPJS PBI di Kabupaten Ngawi saat ini mencapai sekitar 453 ribu jiwa. Jumlah tersebut mengacu pada Surat Keputusan PBI JKN yang diterbitkan pada Januari 2026,” terang Turnawan, Selasa (10/02/2026). 

Ia menambahkan, kepesertaan PBI JKN hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk kelompok desil satu hingga lima sebagaimana diatur dalam Kepmensos Nomor 79/HUK/2025 tentang klasifikasi kesejahteraan penerima bantuan. 

Turnawan menguraikan, desil satu dikategorikan sangat miskin, desil dua miskin, desil tiga hampir miskin, desil empat rentan miskin, serta desil lima kelompok ekonomi pas-pasan yang masih menjadi prioritas program bantuan pemerintah. 

Sementara warga yang masuk kelompok desil enam hingga sepuluh dianggap memiliki kemampuan ekonomi menengah ke atas sehingga tidak lagi diprioritaskan sebagai penerima bantuan iuran jaminan kesehatan nasional. 

Menurutnya, penonaktifan dilakukan berdasarkan verifikasi dan validasi data nasional agar bantuan sosial tetap tepat sasaran sekaligus mencegah ketidaktepatan distribusi program perlindungan sosial pemerintah. 

Meski terdapat penghapusan kepesertaan, pemerintah pusat tetap menambahkan kuota baru sekitar 12 ribu peserta PBI JKN bagi Kabupaten Ngawi sebagai bagian penyesuaian data penerima manfaat. 

Dengan adanya penghapusan dan penambahan kuota tersebut, total penyesuaian kepesertaan PBI JKN kewilayahan atau PBI APBD di Kabupaten Ngawi mencapai sekitar 45 ribu peserta berdasarkan pembaruan data terbaru. 

ia kembali menegaskan masyarakat yang kepesertaannya terblokir masih memiliki peluang mengajukan reaktivasi melalui pelayanan Dinas Sosial di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Ngawi dengan mekanisme tertentu. 

“Reaktivasi dapat dilakukan apabila warga memiliki kebutuhan medis mendesak, seperti penyakit kronis, penyakit katastropik, maupun kondisi darurat yang membahayakan keselamatan jiwa dengan melampirkan surat keterangan fasilitas kesehatan setempat,” pungkasnya.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 09 Februari 2026

Insan Pers Ngawi Didorong Siap Hadapi Tantangan Berat Era Digital Informasi

Insan Pers Ngawi Didorong Siap Hadapi Tantangan Berat Era Digital Informasi

SN-Media™ Ngawi – Tantangan bagi pelaku pers semakin kompleks seiring perkembangan era digital yang berlangsung cepat. Insan pers di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, didorong menyiapkan kesiapan menghadapi perubahan pola penyebaran informasi masyarakat.

Wartawan dituntut mengedepankan profesionalisme serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik. Komitmen tersebut kembali diteguhkan insan pers Ngawi dalam momentum peringatan Hari Pers Nasional di Kecamatan Paron, Senin (09/02/2026). 

"Di era serba digital informasi menyebar begitu cepat. Keberadaan media sosial memberi peluang bagi setiap orang untuk menjadi pewarta. Hal ini jadi tantangan berat untuk wartawan dan pers," ungkap Kundari Pri Susanti, wartawan Ngawi. 

Ia menilai tantangan pers di tengah perkembangan digital bukan lagi sekadar persoalan kecepatan penyampaian informasi. Namun lebih menitikberatkan pada upaya menjaga kepercayaan publik terhadap media sebagai sumber berita yang dapat dipertanggungjawabkan. 

Menurutnya, apabila mampu menghadapi tantangan tersebut, pers khususnya di daerah berpeluang semakin memperkuat peran strategis. Media lokal berpotensi menjadi rujukan utama masyarakat dalam memperoleh informasi yang valid dan terpercaya. 

Pers memiliki fungsi penting sebagai penjernih arus informasi yang kerap simpang siur. Media diharapkan mampu menyajikan berita akurat, jujur, berimbang, serta bertanggung jawab demi menjaga kualitas informasi publik. 

"Pers di era digital ini harus mampu kembali ke marwah yakni menyebarkan informasi akurat terpercaya, melakukan edukasi demi mencerdaskan kehidupan bangsa dan memberikan kontrol sosial yang berpihak pada kepentingan publik," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan, wartawan perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Pemanfaatan berbagai platform baru dinilai penting untuk memperluas jangkauan informasi, namun tetap menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik. 

"Perlu dipahami bahwa kunci berita itu verifikasi, utamakan apa yang paling benar dan bukan apa yang paling cepat. Verifikasi ketat adalah benteng melawan hoaks," tambahnya. 

Selain itu, wartawan dituntut terus memperluas wawasan serta meningkatkan literasi digital. Kemampuan tersebut diperlukan agar pers mampu menjalankan fungsi kontrol sosial yang konstruktif dan memberikan edukasi kepada masyarakat. 

Pers juga diharapkan tetap menjadi penyampai aspirasi, kritik, serta saran kepada pemerintah. Peran tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga marwah toleransi dan inklusivisme di tengah keberagaman masyarakat. 

"Era digital adalah kesempatan untuk menjadikan pers semakin berperan. Jadi memang akan enuntut seorang wartawan untuk berupaya keras agar medianya jadi rujukan terpercaya di tengah "hutan" informasi," tegasnya. 

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kominfo Ngawi, Mahmud Rosadi, turut menyampaikan ucapan selamat peringatan Hari Pers Nasional ke-80. Ia menyatakan kesiapan pemerintah daerah bersinergi bersama insan pers dalam penyebaran informasi terpercaya. 

"Pemerintah Ngawi tak pernah alergi kritik, kita sadari bahwa media dan wartawan adalah mitra, penyeimbang bagi pemerintah dalam penyebaran informasi ke masyarakat," ungkap Mahmud. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News 

Pewarta: TiM-Red
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 08 Februari 2026

Program Strategis TNI Buka Konektivitas Antar Desa Terpisah Sungai di Balong Ponorogo

Program Strategis TNI Buka Konektivitas Antar Desa Terpisah Sungai di Balong Ponorogo

SN-Media™ Ponorogo - Upaya memperkuat konektivitas wilayah di Kecamatan Balong, Ponorogo, segera terealisasi. Desa Jalen dan Desa Dadapan dalam waktu dekat bakal tersambung jembatan gantung melalui program Jembatan Perintis Garuda yang digagas pemerintah.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan memudahkan mobilitas warga dua desa yang selama ini terpisah aliran sungai. Infrastruktur penghubung itu diproyeksikan menjadi akses vital guna menunjang aktivitas sosial serta pergerakan ekonomi masyarakat setempat. 

Selama ini, warga harus menempuh perjalanan memutar cukup jauh ketika hendak beraktivitas antar desa. Kondisi tersebut semakin menyulitkan saat debit sungai meningkat, sehingga penyeberangan tradisional tidak memungkinkan dilakukan secara aman. 

Babinsa Desa Jalen, Sertu Erwin, menuturkan, warga sebenarnya terbiasa menyeberangi sungai ketika kemarau. Namun saat musim penghujan, aliran air meluap sehingga masyarakat terpaksa memutar melalui jalur raya dengan jarak perjalanan lebih panjang. 

“Tidak sedikit warga Desa Jalen yang memiliki lahan pertanian berada di wilayah Desa Dadapan. Kehadiran jembatan gantung dinilai bakal memperlancar distribusi hasil panen serta mempersingkat waktu tempuh petani,” jelas Sertu Erwin, Minggu (08/02/2026). 

Masih menurutnya, selain mendukung aktivitas pertanian, pembangunan jembatan tersebut diyakini memberi manfaat sektor pendidikan. Banyak pelajar dari Desa Dadapan dan kawasan sekitarnya menempuh pendidikan di MTs maupun MA Ma’arif Desa Jalen. 

Terpisah, Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menegaskan, program Jembatan Perintis Garuda dirancang guna menekan keterbatasan aksesibilitas masyarakat. Menurutnya, konektivitas wilayah menjadi kunci mempercepat pemerataan pembangunan antar desa. 

“Peningkatan akses transportasi tersebut tidak hanya memudahkan aktivitas harian, tetapi juga diharapkan memacu pertumbuhan sektor pertanian, pendidikan, hingga penguatan roda perekonomian desa secara berkelanjutan," Tegas Danrem. 

Lebih lanjut, Untoro menyebut, pembangunan jembatan serupa tidak hanya berlangsung di Ponorogo. Pada wilayah Korem 081/DSJ, terdapat enam lokasi lain yang menjadi sasaran program strategis tersebut. 

“Satu jembatan di Desa Bendosewu, Kabupaten Blitar, telah rampung. Sementara beberapa titik lain masih dikerjakan, masing-masing berada di Pacitan, Ngawi, Trenggalek, serta Nganjuk, sekaligus diharapkan segera memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. 

Pun, pembangunan jembatan gantung penghubung Jalen dan Dadapan diharapkan menjadi solusi jangka panjang, mempererat interaksi sosial warga, serta membuka peluang pengembangan potensi desa yang selama ini terkendala keterbatasan akses transportasi. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News 

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok A
*** : ----
Copyright : SNM


Sabtu, 07 Februari 2026

Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun KM 576 Tol Ngawi–Solo, Penumpang Alami Luka Ringan

Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun KM 576 Tol Ngawi–Solo, Penumpang Alami Luka Ringan

SN-Media™ Ngawi - Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di ruas Tol Ngawi–Solo KM 576 B, wilayah Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua korban mengalami luka ringan, Sabtu (07/02/2026).

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Hariyanto, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta mengumpulkan keterangan awal guna memastikan kronologi peristiwa kecelakaan yang terjadi saat itu. 

“Kendaraan paling belakang kurang memperhatikan arus lalu lintas, sehingga menabrak mobil CR-V yang kemudian terdorong menabrak truk buah hingga berlanjut ke bus di depannya,” kata Iptu Agus Hariyanto. 

Insiden itu juga menyebabkan sebuah truk pengangkut sekitar dua ton buah durian terguling hingga menutup sebagian badan jalan tol. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian sempat membuat pengguna jalan di lokasi kaget dan meningkatkan kewaspadaan. 

Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan bermula saat arus kendaraan dari arah timur menuju barat melambat. Kondisi tersebut dipicu adanya penyempitan jalur akibat pekerjaan perbaikan jalan yang tengah berlangsung di sekitar lokasi kejadian. 

Kendaraan yang berada di barisan depan berupaya menyesuaikan laju kendaraan. Namun, kendaraan di belakang diduga kurang menjaga jarak aman, sehingga tabrakan beruntun tidak dapat dihindari di jalur tol yang sedang padat aktivitas kendaraan.

Terkonfirmasi, empat kendaraan yang terlibat masing-masing bus Rosalia Indah bernomor polisi AD 7295 OF yang dikemudikan Dalyanto (55), warga Surakarta, serta mobil Honda CR-V bernomor polisi L 1923 FJ yang dikemudikan Suhadi (57), warga Sidoarjo. 

Selain itu, terdapat truk pengangkut durian bernomor polisi AA 9631 BP yang dikemudikan Lunianto (30), warga Wonosobo, serta bus Bagong bernomor polisi B 7228 FGB yang dikemudikan Indafi Sabilillah (33), warga Malang. 

Akibat benturan beruntun tersebut, seluruh kendaraan mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda. Bus Rosalia Indah mengalami kerusakan pada bagian depan kiri, mobil CR-V ringsek bagian depan dan belakang, sementara truk durian terguling. 

Bus Bagong juga mengalami kerusakan pada bagian belakang akibat benturan kendaraan sebelumnya. Material muatan truk sempat berserakan di badan jalan sehingga memperlambat proses normalisasi jalur tol di lokasi kejadian. 

Dua penumpang mobil CR-V mengalami luka ringan dan segera mendapatkan penanganan petugas. Korban langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk menjalani perawatan medis dan memastikan kondisi kesehatan tetap stabil. 

Peristiwa kecelakaan tersebut sempat menyebabkan arus kendaraan dari arah timur menuju barat tersendat lebih dari satu jam. Kasus kecelakaan masih ditangani kepolisian guna memastikan penyebab pasti serta mencegah kejadian serupa.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok M
*** : ----
Copyright : SNM


Jumat, 06 Februari 2026

BAZNAS Ngawi Perkuat Kompetensi, Unsur Pimpinan Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Nasional

BAZNAS Ngawi Perkuat Kompetensi, Unsur Pimpinan Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Nasional

SN-Media™ Ngawi – Penguatan kapasitas kelembagaan terus digencarkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi melalui pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi profesi bagi jajaran pimpinan lembaga pengelola zakat setempat.

Kegiatan strategis tersebut merupakan bagian dari program nasional peningkatan mutu pengelolaan zakat yang diselenggarakan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS Republik Indonesia bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). 

"Sertifikasi profesi menjadi pijakan penting dalam memperkuat kredibilitas lembaga zakat agar semakin dipercaya masyarakat luas, khususnya para muzakki yang menyalurkan kewajiban zakat melalui lembaga resmi," terang ketua BAZNAS Ngawi, Samsul Hadi, jumat (06/02/2026).

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola zakat merupakan langkah strategis untuk menjaga integritas lembaga, sekaligus memperkuat tata kelola penghimpunan serta pendistribusian zakat secara profesional. 

Dapat diinformasikan, seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Ngawi ambil bagian dalam pelatihan tersebut yang berlangsung selama lima hari, mulai 26 hingga 30 Januari 2026, bertempat di BAZNAS Institute, Matraman, Jakarta Timur. 

Peserta pelatihan melibatkan unsur pimpinan, meliputi Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, serta Wakil Ketua IV, yang mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran sebagai bentuk keseriusan meningkatkan standar kompetensi pengelolaan zakat daerah. 

Pelatihan menghadirkan sejumlah asesor dan praktisi berpengalaman di bidang tata kelola zakat. Materi yang disampaikan tidak hanya mengedepankan teori, tetapi juga praktik lapangan serta evaluasi kompetensi peserta secara langsung. 

Proses asesmen dilakukan menggunakan skema sertifikasi resmi BNSP guna memastikan kemampuan peserta selaras dengan standar nasional profesi pengelola zakat, sekaligus meneguhkan profesionalitas lembaga amil zakat. 

Program tersebut juga menjadi momentum pembelajaran bagi pimpinan BAZNAS Ngawi dalam memperdalam strategi penghimpunan, pengelolaan, hingga pendistribusian zakat agar lebih adaptif terhadap dinamika sosial masyarakat. 

Dengan diraihnya sertifikasi kompetensi, diharapkan BAZNAS Ngawi mampu memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, serta memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News 

Pewarta: dAm
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 05 Februari 2026

Pemdes Begal Tuntaskan Tahapan Pengisian Jabatan Sekretaris Desa Secara Internal

Pemdes Begal Tuntaskan Tahapan Pengisian Jabatan Sekretaris Desa Secara Internal

SN-Media™ Ngawi – Proses seleksi dan mutasi perangkat Desa Begal, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, untuk pengisian jabatan Sekretaris Desa berlangsung tertib dan terbuka di kantor pemerintah desa setempat, Kamis (05/02/2026).

Kegiatan ini diikuti sepuluh perangkat desa dari berbagai unsur, meliputi tiga Kaur, tiga Kasi, serta empat kepala dusun, sebagai bagian dari penataan organisasi pemerintahan desa. 

Pelaksanaan seleksi dilakukan melalui tahapan ujian yang disusun panitia sesuai ketentuan, dengan tujuan menjaring figur yang dinilai memiliki kompetensi administrasi, pemahaman tata kelola desa, serta kemampuan koordinasi pelayanan masyarakat. 

Dari seluruh peserta yang mengikuti proses seleksi, Fitra Salma yang sebelumnya menjabat kaur keuangan, dinyatakan lulus dan berhak menduduki jabatan Sekretaris Desa Begal setelah memperoleh nilai tertinggi berdasarkan hasil penilaian panitia. 

Ketua panitia seleksi, Muqid, menjelaskan bahwa tahapan ujian dilaksanakan secara sederhana, objektif, dan sesuai pedoman, tanpa menambah maupun mengurangi ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan desa. 

“Proses seleksi difokuskan pada kemampuan dasar perangkat desa, terutama pemahaman administrasi pemerintahan, tata naskah dinas, serta ketepatan dalam menyusun laporan kegiatan desa,” jelasnya. 

Muqid menegaskan, seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang sama sejak awal, mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan ujian, sehingga hasil akhir benar-benar mencerminkan kemampuan masing-masing perangkat desa.

Pun Pemerintah Desa Begal berharap pengisian jabatan Sekretaris Desa melalui mekanisme seleksi internal ini mampu memperkuat kinerja pelayanan, meningkatkan tertib administrasi, serta mendukung kelancaran roda pemerintahan desa. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM