SN Media™ Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Upaya ini dilakukan melalui sosialisasi opsen pajak sekaligus penguatan peran pemerintah desa dalam mengoptimalkan penerimaan daerah, Rabu (04/11/2026).
Kegiatan yang digelar Badan Keuangan Kabupaten Ngawi di Ballroom Hotel Nata Azana Ngawi ini diikuti 19 camat serta 217 kepala desa dan lurah. Sosialisasi dibuka Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko bersama Sekretaris Daerah Mokh. Sodiq Triwidiyanto, dengan menghadirkan narasumber teknis dari UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Pemprov Jawa Timur.
Dalam arahannya, Wabup Antok, begitu kerap disapa, menekankan pentingnya pelayanan pajak yang transparan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Menurutnya, kepercayaan warga menjadi modal penting dalam meningkatkan kesadaran memenuhi kewajiban perpajakan.
"Pelayanan harus mudah, transparan, akuntabel, dan tidak membebani masyarakat dengan pungutan di luar ketentuan," tegasnya.
Senada, Sekda Ngawi Mokh. Sodiq Triwidiyanto mengatakan, camat serta kepala desa dan lurah memiliki peran penting dalam mendorong kepatuhan masyarakat. Menurutnya, edukasi dan keteladanan dari aparatur pemerintahan dapat membantu meningkatkan kesadaran warga untuk memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor.
"Camat dan kepala desa serta lurah adalah garda terdepan untuk mengedukasi dan memberi teladan ketertiban pajak di masyarakat," ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Badan Keuangan Kabupaten Ngawi Indah Kusumawardhani menjelaskan, sosialisasi ini juga memberikan pemahaman mengenai mekanisme penerimaan opsen pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB). Skema ini memungkinkan penerimaan bagian kabupaten dialokasikan secara langsung untuk mendukung pembangunan daerah.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kepatuhan masyarakat, Pemkab Ngawi memberikan penghargaan kepada lima desa yang dinilai taat pajak pada Tahun Anggaran 2026. Kelima desa itu meliputi Sukowiyono, Banjaransari, Bendo, dan Tungkulrejo di Kecamatan Padas, serta Desa Mengger, Kecamatan Karanganyar.
Ia berharap penghargaan ini dapat memacu desa lain meningkatkan kesadaran warganya dalam memenuhi kewajiban pajak.
"Sosialisasi ini memastikan transparansi mekanisme opsen pajak sekaligus bentuk apresiasi bagi wilayah yang patuh," pungkasnya.
Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News
Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM